IAPA Dorong Transformasi Kurikulum Administrasi Publik di Era Digital

Indonesian Association for Public Administration (IAPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan administrasi publik melalui webinar bertajuk โ€œReimagining Public Administration Education in Digital Eraโ€ yang diselenggarakan pada Kamis, 26 Februari 2026. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi masa depan pendidikan administrasi publik di tengah derasnya arus transformasi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI).

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IAPA, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si., menegaskan bahwa digitalisasi kini telah berkembang menjadi fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan modern. Ia menekankan bahwa transformasi kurikulum bukan lagi bersifat opsional, melainkan kebutuhan mendesak untuk membangun ekosistem pendidikan yang responsif, berorientasi pada nilai publik, serta tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Prof. Alfred Tat-Kei Ho, MPS., Ph.D., Prof. Drs. Andy Fefta Wijaya, MDA., Ph.D., dan Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I., Ph.D. Ketiganya menyoroti pentingnya integrasi Big Data, penerapan agile governance, serta pemanfaatan AI secara etis dalam kurikulum administrasi publik. Pendekatan tersebut dinilai krusial untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi analitis, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi dinamika tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., M.AP berlangsung interaktif. Ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi menunjukkan antusiasme tinggi melalui pertanyaan dan tanggapan yang memperkaya dialog.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, IAPA kembali menegaskan perannya sebagai wadah kolaborasi akademisi dan praktisi administrasi publik. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kurikulum yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat orientasi pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan di era digital.